MALINAU – Penguatan olahraga masyarakat dinilai tidak hanya penting untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan melestarikan budaya daerah. Hal ini menjadi salah satu pesan Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., usai melantik dan mengukuhkan pengurus KORMI Kabupaten Malinau, Rabu (14/10/2026).
Pelantikan berlangsung di Ruang Laga Peratu, Kantor Bupati Malinau, dan dihadiri Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si.
Achmad Djufrie berharap kepengurusan KORMI Malinau yang baru dapat mengembangkan kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara luas. Menurutnya, olahraga masyarakat memiliki karakter yang berbeda karena tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mengutamakan partisipasi, kegembiraan, dan kebersamaan.
Ia menegaskan, KORMI harus hadir sebagai wadah yang mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga yang mudah dijangkau.
“Mengurus KORMI itu mengurus kebahagiaan masyarakat. Tugas kita bukan mengejar medali, tetapi membuat masyarakat kita sehat, bugar, gembira, dan guyub rukun,” ujarnya.
Menurut Achmad Djufrie, semangat tersebut perlu menjadi landasan bagi pengurus dalam merancang berbagai program kerja. Kegiatan olahraga diharapkan tidak hanya dilaksanakan pada momentum tertentu, tetapi dapat tumbuh menjadi kebiasaan di tengah kehidupan masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kekompakan internal organisasi serta memperkuat kerja sama dengan komunitas dan induk organisasi olahraga masyarakat (INORGA).
“Kita jangan hanya menjadi pengurus secara formalitas. Saya ingin kita menjadi keluarga. Mari kita bekerja dengan hati, dengan keakraban, dan saling membantu antarprovinsi dan kabupaten. Pintu KORMI Kaltara selalu terbuka untuk Malinau,” katanya.
Pelestarian Budaya Melalui Olahraga
Selain mendorong kebugaran, Achmad Djufrie berharap KORMI Malinau dapat mengambil peran dalam mempertahankan olahraga tradisional dan permainan rakyat.
Kabupaten Malinau memiliki kekayaan budaya yang dapat menjadi bagian dari pengembangan olahraga masyarakat. Melalui kegiatan yang melibatkan warga, tradisi lokal diharapkan tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Pengembangan olahraga tradisional juga dapat menjadi ruang interaksi antargenerasi. Anak-anak muda dapat mengenal permainan yang diwariskan orang tua mereka, sementara masyarakat memiliki kesempatan untuk berkumpul dan memperkuat hubungan sosial.
Karena itu, program KORMI diharapkan mampu menggabungkan unsur kebugaran, rekreasi, dan pelestarian budaya dalam kegiatan yang menarik serta mudah diikuti masyarakat.
Achmad Djufrie juga mendorong agar olahraga masyarakat dapat berkembang hingga tingkat kecamatan dan desa. Dengan demikian, kegiatan KORMI tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi turut menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Malinau.
Pemkab Malinau Dorong Program Inovatif
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KORMI yang baru dikukuhkan. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Jakaria menilai KORMI memiliki peran strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga, membudayakan pola hidup sehat, serta menjaga keberlangsungan olahraga tradisional dan permainan rakyat.
Menurutnya, olahraga masyarakat bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan sekaligus menjaga kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas daerah.
Ia pun mendorong pengurus KORMI menyusun program kerja yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan dinilai penting agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Jakaria juga berharap program olahraga masyarakat diperluas hingga kecamatan dan desa sehingga warga di berbagai wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Pemerintah Kabupaten Malinau berharap kepengurusan KORMI periode 2026–2030 dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat, mengembangkan olahraga rekreasi, serta melestarikan permainan tradisional.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, KORMI Kaltara, KORMI Malinau, dan komunitas olahraga, gerakan olahraga masyarakat diharapkan semakin berkembang.
Dengan demikian, olahraga tidak hanya menjadi kegiatan untuk menjaga kebugaran, tetapi juga ruang membangun persaudaraan dan merawat kekayaan budaya lokal di Kabupaten Malinau.














Leave a Reply
View Comments