Bupati Nunukan: Kredit Mikro UMKM Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

Bupati Nunukan Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Kredit Mikro Secara Produktif.(ist)
NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui peluncuran Program Kredit Mikro UMKM yang digelar pada kegiatan Car Free Day di kawasan Tanah Merah, samping UKM Center, Minggu (14/6/2026).

Peluncuran program tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, bersama jajaran pemerintah daerah, perbankan, serta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM menjadi salah satu fokus pembangunan daerah karena memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat.

“Kita ingin pelaku UMKM di Nunukan mendapatkan akses permodalan yang lebih mudah sehingga usaha mereka dapat berkembang. Ketika usaha berkembang, pendapatan meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga ikut naik,” kata Irwan Sabri.

Menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang memiliki potensi besar namun terkendala modal untuk mengembangkan usahanya. Karena itu, pemerintah hadir melalui Program Kredit Mikro UMKM sebagai solusi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara produktif.

Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi 17 Arah Baru Pembangunan Kabupaten Nunukan, khususnya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, serta mengurangi kesenjangan pembangunan hingga ke wilayah perbatasan.

“Pemerintah daerah tidak ingin masyarakat berjalan sendiri. Kita ingin hadir memberikan dukungan nyata agar pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang,” ujarnya.

Usai kegiatan peluncuran, Bupati Nunukan menyempatkan diri berkeliling melihat aktivitas UMKM yang berjualan di kawasan Car Free Day. Ia berdialog langsung dengan sejumlah pedagang untuk mengetahui kondisi usaha mereka sekaligus mendengar berbagai aspirasi yang disampaikan.

Bupati menilai keberadaan UMKM memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal karena mampu menyerap tenaga kerja dan menciptakan peluang usaha baru di tengah masyarakat.

Ia berharap program kredit mikro tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.

“Jika UMKM tumbuh, maka ekonomi daerah akan bergerak. Jika ekonomi masyarakat kuat, maka Nunukan akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Inilah semangat yang sejalan dengan 17 Arah Baru Pembangunan Kabupaten Nunukan,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap tercipta pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (*)