TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara) menegaskan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kaltara melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bustan, saat menghadiri Wisuda ke-42 Universitas Borneo Tarakan (Universitas Borneo Tarakan), Kamis (9/4), yang meluluskan 596 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan.
Dalam sambutannya, Bustan menyampaikan bahwa wisuda bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, inovasi, serta kolaborasi di dunia kerja yang terus berkembang.
“Lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi bagian dari solusi pembangunan, bukan hanya pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang,” ujarnya.
Dari total wisudawan, sebanyak 483 merupakan lulusan sarjana (S1) dengan 199 di antaranya meraih predikat cumlaude. Sementara itu, 104 lulusan magister (S2) dan 6 lulusan profesi seluruhnya meraih predikat cumlaude, serta 3 lulusan diploma turut diwisuda.
Pemerintah Provinsi Kaltara juga menegaskan komitmennya dalam penguatan sumber daya manusia melalui berbagai program, seperti beasiswa Kaltara Unggul, pengembangan riset dan inovasi, serta peningkatan literasi digital dan ekonomi kreatif.
Bustan turut memberikan apresiasi kepada para lulusan terbaik dari berbagai fakultas yang berhasil meraih IPK tinggi. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berkontribusi bagi daerah dan bangsa.
“Jangan berhenti belajar setelah wisuda. Dunia terus berubah, dan kita harus terus beradaptasi,” tegasnya.
Dengan lahirnya ratusan lulusan baru ini, diharapkan akan muncul generasi muda Kaltara yang mampu memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun global. (*dkisp)














Leave a Reply
View Comments