Pantau Pasar Gede, Wawali Astrid Widayani Ajak Pedagang Kurangi Plastik

SURAKARTA  – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, turun langsung ke Pasar Gede pada Jumat (10/4/2026) untuk memonitor aktivitas pedagang, khususnya di area buah dan food court, sekaligus menyosialisasikan pengurangan penggunaan plastik.

Dalam kegiatan tersebut, Astrid didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Arif Handoko, bersama jajaran dinas terkait.

Kehadiran Astrid menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Surakarta dalam merespons kenaikan harga plastik serta menekan persoalan sampah plastik yang masih menjadi tantangan di Kota Solo. Dalam kesempatan itu, ia berdialog langsung dengan para pedagang dan mengajak mereka beralih ke alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan.

“Selain faktor harga plastik yang terus meningkat, kita juga harus bersama-sama mengurangi beban sampah plastik di Kota Solo. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Astrid mendorong para pedagang, khususnya di area food court, untuk mulai mengganti kemasan sekali pakai berbahan plastik dengan perlengkapan yang lebih berkelanjutan, seperti penggunaan gelas dan piring yang dapat dipakai ulang. Sementara itu, penggunaan bahan non-plastik tetap diperbolehkan selama memenuhi standar keamanan pangan (food grade).

Tak hanya berdialog dengan pedagang, Astrid juga menyapa para pengunjung pasar sekaligus mengedukasi pentingnya peran masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-hari.

“Perubahan kecil dari pedagang dan pembeli akan berdampak besar bagi pengurangan sampah plastik di Kota Solo,” tambahnya.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut Astrid hadir dengan bersepeda sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Jumat Bersepeda yang mendorong pengurangan emisi dan penghematan energi. Langkah ini sekaligus menjadi contoh nyata penerapan gaya hidup ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap kesadaran kolektif antara pedagang dan masyarakat semakin meningkat, sehingga upaya pengurangan sampah plastik dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Solo.