TANJUNG SELOR – Laju inflasi di Provinsi Kalimantan Utara pada Maret 2026 tercatat mengalami kenaikan secara tahunan. Berdasarkan data resmi, inflasi year on year (y-on-y) mencapai 3,12 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,68.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Mustaqim, mengatakan kenaikan inflasi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga pada sejumlah sektor utama.
“Tekanan inflasi terutama berasal dari kelompok perumahan, kesehatan, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami kenaikan cukup signifikan,” ujarnya.

Secara rinci, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi sebesar 14,60 persen. Disusul kelompok kesehatan sebesar 8,01 persen, serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 6,67 persen.
Jika dilihat berdasarkan wilayah, Kota Tarakan mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,81 persen. Sementara Kabupaten Nunukan menjadi daerah dengan inflasi terendah, yakni 1,96 persen.
Mustaqim menjelaskan, sejumlah komoditas utama yang memberikan andil inflasi antara lain emas perhiasan, tarif listrik, air minum PAM, daging ayam ras, beras, serta tarif angkutan udara.
“Selain itu, komoditas makanan seperti telur ayam ras dan ikan bandeng juga turut menyumbang kenaikan inflasi secara tahunan,” jelasnya.
Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang menahan laju inflasi, di antaranya cabai rawit, cabai merah, bawang putih, serta sejumlah sayuran seperti kangkung dan sawi hijau yang mengalami penurunan harga.
Secara bulanan, inflasi Kalimantan Utara pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,57 persen. Sementara secara tahun kalender (year to date/y-to-d), inflasi berada di angka 1,14 persen.
Lebih lanjut, Mustaqim menekankan pentingnya pengendalian harga terutama pada komoditas strategis guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Koordinasi antarinstansi perlu terus diperkuat agar pasokan dan distribusi barang tetap lancar, sehingga tekanan inflasi dapat dikendalikan,” pungkasnya.(*)














Leave a Reply
View Comments