TARAKAN – Musyawarah Kota (Muskot) I Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Kota Tarakan yang digelar di Café Celebess Tarakan, Sabtu (28/03/2026), berlangsung sukses dan menetapkan Ahmady Burhan, SSTP., MH sebagai Ketua PBFI Kota Tarakan periode 2026–2030 secara aklamasi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PBFI Kota Tarakan, PBFI Kalimantan Utara, atlet, pelatih, serta undangan lainnya.
Ketua PBFI Kalimantan Utara, Syamsuddin Arfah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muskot yang berjalan lancar dan demokratis. Ia juga secara langsung menyerahkan bendera pataka PBFI kepada Ahmady Burhan sebagai simbol resmi kepemimpinan yang baru.
“Alhamdulillah, Muskot ini bisa terlaksana dengan baik dan menghasilkan keputusan secara aklamasi. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi kepada ketua terpilih,” ujarnya.
Syamsuddin menilai, PBFI Kota Tarakan merupakan salah satu cabang organisasi yang cukup aktif dan memiliki peran penting dalam pengembangan olahraga binaraga di Kalimantan Utara. Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang selama ini terjalin antara PBFI Tarakan dan pengurus provinsi dalam berbagai kegiatan.
Menurutnya, ke depan tantangan organisasi olahraga akan semakin besar, sehingga diperlukan kerja sama dan sinergi yang kuat antar pengurus.
“Organisasi ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi dan pembagian peran yang baik agar program dapat terlaksana secara maksimal,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar PBFI Tarakan terus aktif menyelenggarakan event dan kegiatan pembinaan, termasuk pelatihan wasit dan juri sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga binaraga.
“Ke depan kita harapkan tidak hanya atlet yang berkembang, tetapi juga pelatih, wasit, dan juri. Ini penting untuk keberlanjutan organisasi,” tambahnya.
Syamsuddin berharap, kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ahmady Burhan dapat membawa PBFI Tarakan semakin maju dan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Kalimantan Utara.
“Tarakan ini sudah menjadi barometer. Harapan kami bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar tanggung jawab organisasi tidak dibebankan hanya kepada ketua, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh pengurus.
“Kalau dikerjakan bersama, saya yakin organisasi ini bisa berkembang lebih baik ke depan,” tutupnya. (*)














Leave a Reply
View Comments