Gubernur Kaltara Gelar Open House H+2 Idul Fitri, Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Lebaran H+2, Gubernur Kaltara Buka Open House untuk Warga Tarakan

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menggelar open house Hari Raya Idul Fitri H+2 di rumah jabatan Gubernur yang berada di Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Minggu (22/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Didampingi sang istri, Hj. Rahmawati, Gubernur menyambut tamu yang silih berganti datang dari berbagai kalangan masyarakat di Kota Tarakan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud, Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, serta anggota DPRD Kalimantan Utara seperti Supa’ad Hadianto, Jufri Budiman, Adinata Kusuma, Hj Laila, dan Dino Andrian.

Gubernur Foto Bersama dengan Anggota DPRD Kaltara

Dalam keterangannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa kegiatan open house ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya di momen Idul Fitri.

“Ini kan masih suasana Idul Fitri, jadi saya membuka rumah ini untuk menerima masyarakat Tarakan khususnya untuk bersilaturahmi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pada hari pertama Idul Fitri, open house telah digelar di Tanjung Selor yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Bulungan.

“Alhamdulillah, hari ini sejak pagi pukul 10.00 hingga sore nanti kami menerima saudara-saudara masyarakat Tarakan untuk bersilaturahmi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas daerah, termasuk memperkuat kerukunan antarumat beragama dan keamanan wilayah.

“Saya meminta kepada semua masyarakat, mari bersama-sama kita menjaga kondusivitas wilayah kita. Kerukunan umat beragama harus dipertahankan, dan keamanan tentunya kita jaga bersama,” tegasnya.

Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan bahwa tanpa dukungan masyarakat, pemerintah tidak dapat bekerja secara maksimal.

“Karena tanpa bantuan masyarakat, saya ini tidak ada apa-apanya,” ucapnya.

Zainal pun bersyukur Kalimantan Utara hingga saat ini tetap menjadi salah satu provinsi yang aman di Indonesia.

“Alhamdulillah, kita masih menjadi salah satu provinsi teraman di Indonesia,” pungkasnya.(*ma)