TARAKAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri dari wilayah perbatasan. Ananda Azifah Azzahra, santri Pesantren Insan Mandiri di Juata Permai, Tarakan Utara, Kota Tarakan, resmi terpilih mengikuti kegiatan santri internasional di Singapura, Thailand, dan Malaysia.
Azifah merupakan putri dari Supriyanta, warga RT 03 Juata Permai. Ia tercatat sebagai satu-satunya perwakilan dari Kalimantan Utara dalam ajang tersebut dan akan bergabung bersama santri dari sejumlah pesantren besar di luar daerah untuk mengikuti rangkaian kegiatan di tiga negara Asia Tenggara.
Atas capaian tersebut, Azifah juga diangkat menjadi anak asuh istri Gubernur Kalimantan Utara sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap prestasi generasi muda daerah.
Pihak pesantren menyebut keberhasilan ini menjadi bukti bahwa santri dari daerah perbatasan mampu bersaing dan tampil di level internasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Azifah membawa nama pesantren sekaligus Kalimantan Utara di ajang internasional,” ujar perwakilan pesantren.
Menurut pihak pesantren, pengangkatan Azifah sebagai anak asuh istri gubernur tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Selain doa keluarga dan masyarakat sekitar, terdapat peran tokoh masyarakat Darmadi, ST., yang turut menyampaikan informasi terkait prestasi tersebut kepada Ibu Gubernur.
Dukungan moral juga datang dari warga RT 03 dan RT 05 Juata Permai, di antaranya Giyanto dan Kamal, serta pimpinan pesantren, Ustadz Chandra Wijaya, S.T., M.Ag., yang selama ini membimbing dan mendampingi para santri.
Keluarga besar Pesantren Insan Mandiri menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan. Mereka berharap keikutsertaan Azifah tidak hanya menjadi pengalaman berharga secara pribadi, tetapi juga memotivasi santri lain untuk terus berprestasi.
“Semoga Allah memberikan kelancaran dan hasil terbaik. Kami berharap Azifah menjadi generasi shalihah yang berprestasi dan mampu menginspirasi,” harap Ustadz Chandra Wijaya.
Keikutsertaan Azifah dalam kegiatan internasional ini diharapkan dapat mengharumkan nama Kalimantan Utara dan Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa potensi generasi muda daerah perbatasan mampu bersaing di kancah global. (*)














Leave a Reply
View Comments