Adi Nata Kusuma Reses Bersama Mahasiswa, Event Kepemudaan Jadi Perhatian

Adinata Kusuma berdialog dengan mahasiswa saat reses di Sri Tower, Tarakan, membahas minimnya event kepemudaan, Rabu (18/02/2026) malam.

TARAKAN – Kurangnya event kepemudaan menjadi curhatan dalam reses masa persidangan II Tahun 2026 yang digelar di Sri Tower, Rabu (18/02/2026) malam. Puluhan mahasiswa menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada anggota DPRD Kalimantan Utara, Adi Nata Kusuma.

Politisi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kota Tarakan yang duduk di Komisi II DPRD Kaltara itu hadir didampingi anggota DPD RI, Herman. Forum berlangsung terbuka dan diwarnai sejumlah pertanyaan kritis dari mahasiswa.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menilai perhatian terhadap sektor kepemudaan di Tarakan masih belum maksimal. Ruang ekspresi dan ajang pengembangan diri dinilai terbatas, sementara event kepemudaan dianggap belum konsisten dan belum mampu menjangkau seluruh potensi generasi muda.

“Alhamdulillah, kami baru saja menyelesaikan dialog bersama para pemuda. Ada beberapa hal yang menjadi perhatian serius, khususnya terkait persoalan kepemudaan di Tarakan,” ujar Adi Nata.

Mahasiswa juga menyoroti fasilitas dalam berbagai event olahraga yang dinilai belum memadai. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya pembinaan atlet muda. Cabang pencak silat disebut sebagai salah satu yang membutuhkan perhatian lebih, baik dari sisi sarana latihan maupun dukungan berkelanjutan.

Menanggapi hal itu, Adinata menyatakan komitmennya untuk membawa dan mengawal aspirasi tersebut di tingkat pembahasan legislatif. Ia menegaskan bahwa pemuda harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.

“Ini bukan sekadar aspirasi yang didengar lalu selesai. Ini amanah yang harus diperjuangkan. Event kepemudaan harus diperbanyak dan difasilitasi dengan baik. Potensi anak-anak muda Tarakan tidak boleh dibiarkan tanpa dukungan,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat yang berasal dari Tarakan dan masih tergolong muda, Adinata menyatakan memahami semangat generasi Z. Ia memastikan isu kepemudaan akan menjadi perhatian dalam langkah dan kebijakan ke depan.(*)