Reses di Bandan Bikis, Herman Catat Aspirasi Beasiswa dan KIP Kuliah

Herman, S.Pi, menggelar reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Desa Bandan Bikis, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Rabu (18/02/2026).

TANA TIDUNG — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Herman, S.Pi, menggelar reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Desa Bandan Bikis, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Rabu (18/02/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di wilayah tersebut. Herman menegaskan, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan upaya nyata mencatat harapan dan memperjuangkan solusi agar masuk dalam radar pembangunan provinsi.

“Kerja nyata dimulai dari mendengarkan aspirasi rakyat. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Sesayap Hilir akan kami kawal agar mendapat perhatian di tingkat provinsi,” ujar Herman.

Dalam pertemuan itu, fokus utama aspirasi warga mengarah pada dukungan akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa dan Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Warga meminta agar pemerintah terus mengawal keberlanjutan serta pemerataan bantuan pendidikan, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu di Tana Tidung.

Menurut Herman, aspirasi tersebut muncul sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terhadap tingginya biaya pendidikan tinggi yang masih menjadi kendala bagi generasi muda daerah.

“Aspirasi ini muncul karena masyarakat melihat biaya kuliah masih menjadi hambatan. Mereka berharap ada jaminan keberlanjutan program beasiswa agar anak-anak Tana Tidung tetap punya kesempatan melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Program KIP Kuliah sendiri merupakan beasiswa pemerintah yang memberikan dukungan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Di berbagai daerah, program ini dinilai telah menjadi jembatan penting dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi ribuan mahasiswa di Indonesia.

Herman memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga Desa Bandan Bikis akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan dalam pembahasan program dan anggaran di DPRD Provinsi Kaltara.

“Harapan masyarakat sudah kami catat. Tugas kami adalah memastikan aspirasi itu diperjuangkan hingga benar-benar memberi manfaat bagi generasi muda dan masa depan daerah,” pungkasnya. (*)