Gubernur Kaltara Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hiu Gangga

Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum.

 TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., mengapresiasi penemuan kembali populasi Hiu Gangga (Glyphis gangeticus) di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung.

Sebanyak 43 spesimen Hiu Gangga ditemukan tim peneliti gabungan dari Universitas Hasanuddin (Unhas), James Cook University Australia, dan Universitas Borneo Tarakan (UBT). Temuan tersebut dinilai menjadi pencapaian penting dalam upaya konservasi satwa langka dunia.

Gubernur Zainal menyebut penemuan itu sebagai kabar membanggakan bagi Kalimantan Utara sekaligus bukti pentingnya kolaborasi riset dalam menjaga keanekaragaman hayati.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tana Tidung, untuk bangga atas temuan berharga ini,” kata Zainal, Senin (25/5).

Menurutnya, Hiu Gangga merupakan spesies yang berstatus Critically Endangered atau sangat terancam punah sehingga keberadaannya perlu dijaga bersama.

Ia menegaskan Sungai Sesayap memiliki peran strategis sebagai habitat penting bagi kelangsungan hidup spesies langka tersebut.

“Mari kita satukan tekad menjaga eksistensi dan kelestarian predator sungai tropis yang sangat eksotis ini agar tidak punah dari muka bumi,” ujarnya.

Zainal juga mengimbau para nelayan di sekitar estuari Sungai Sesayap agar melepaskan kembali Hiu Gangga dengan hati-hati apabila tertangkap secara tidak sengaja saat menjaring ikan atau memancing.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga habitat Hiu Gangga.

Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian salah satu satwa paling langka di dunia tersebut.

“Langkah preventif ini penting guna membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa mereka adalah penjaga garda depan bagi kelangsungan hidup satwa langka dunia ini,” pungkasnya. (dkisp)