TARAKAN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kebutuhan uang pecahan kecil untuk Tunjangan Hari Raya (THR) anak-anak kian meningkat. Namun di tengah tingginya kebutuhan tersebut, warga Perum Korpri, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, justru mengeluhkan sulitnya mengakses aplikasi PINTAR BI untuk penukaran uang baru.
Agus, warga setempat, mengaku hingga kini belum berhasil mendaftar penukaran uang melalui aplikasi PINTAR BI yang dikelola Bank Indonesia.
Dalam beberapa hari terakhir, ia mencoba mengakses layanan tersebut sejak tahap pertama hingga tahap kedua pembukaan kuota. Namun, setiap kali mencoba mendaftar, proses selalu gagal.
“Sudah berapa hari saya daftar tapi tidak bisa terbuka. Mau tukar paling uang 20, 10, 5 ribu. Persiapan uang kecil THR anak-anak,” ujarnya, Jumat (27/02/2026).
Agus menuturkan, persoalan serupa juga dialaminya pada tahun lalu. Harapannya tahun ini sistem lebih baik, namun kenyataannya ia kembali gagal memperoleh kuota penukaran.
Sebagai Ketua RT yang baru, ia memperkirakan kebutuhan uang pecahan kecil di lingkungannya akan meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini pasti ramai, apalagi jadi RT,” tambahnya.
Ia menjelaskan, paket penukaran biasanya terdiri dari pecahan Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu hingga Rp5 ribu. Namun akibat kendala akses aplikasi, ia belum bisa mendapatkan jadwal penukaran.
Agus bahkan menunjukkan bukti proses pendaftaran di telepon genggamnya. Dalam tampilan tersebut, estimasi waktu antrean habis sementara dirinya belum berhasil terdaftar dan harus mengulang proses dari awal. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk mendaftar.
Ia pun mempertanyakan efektivitas layanan digital tersebut jika dalam praktiknya masih sulit diakses.
“Semoga BI Kaltara ada solusi cara cepat dan sukses mendaftar di aplikasi PINTAR,” harapnya.
Sebelumnya, Bank Indonesia bersama perbankan membuka 36 titik penukaran uang resmi di Provinsi Kalimantan Utara selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Layanan tersebut merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Penukaran uang dijadwalkan berlangsung mulai 18 Februari hingga 13 Maret 2026.
Untuk menghindari antrean panjang, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui website PINTAR sebelum datang ke lokasi penukaran. Sistem ini memungkinkan masyarakat memilih jadwal dan titik layanan sesuai kebutuhan.
Bank Indonesia Perwakilan Wilayah Kalimantan Utara diketahui menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp701 miliar guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini.
Di satu sisi, program penukaran uang diharapkan berjalan lancar dan tertib. Namun di sisi lain, masyarakat juga memerlukan dukungan kemudahan akses sistem agar layanan digital yang disiapkan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal. (*)














Leave a Reply
View Comments