ABK Speedboat Habibi Ditemukan Meninggal Usai 13 Hari Hilang Perairan Tana Tidung

Evakuasi jenazah ABK speedboat Habibi di perairan Tana Tidung

TANA TIDUNG – Setelah hampir 13 hari pencarian, anak buah kapal (ABK) speedboat Habibi Ekspres yang dilaporkan jatuh di perairan Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Firman (25), warga Tana Tidung. Ia ditemukan pada Selasa (31/3) di sekitar Pulau Tampudus dalam kondisi mengapung. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh awak speedboat yang tengah melintas di perairan tersebut.

Sebelumnya, upaya pencarian telah dilakukan secara intensif oleh tim gabungan sejak insiden terjadi pada Kamis (19/3). Namun, operasi pencarian resmi dihentikan pada hari ketujuh oleh tim SAR karena tidak membuahkan hasil.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga kemudian mempersiapkan proses pemakaman.

Kepala Kantor SAR Tarakan melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan, Dede Hariana, sebelumnya menyampaikan bahwa operasi pencarian korban jatuh (man overboard) dari speedboat Habibi rute Tarakan–Tana Tidung dilakukan secara maksimal sejak laporan diterima.

Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor SAR Tarakan dari Kepala Pelaksana BPBD Tana Tidung, Didik, pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 18.40 WITA. Sementara insiden dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.35 WITA di Sungai Sesayap.

“Korban merupakan ABK yang terjatuh saat speedboat dihantam arus sungai. Saksi di lokasi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Tana Tidung dan diteruskan ke Kantor SAR Tarakan,” jelasnya.

Peristiwa ini diharapkan pentingnya kewaspadaan serta penggunaan alat keselamatan saat beraktivitas di transportasi air, terutama di wilayah perairan dengan arus yang cukup kuat. (*)