MALINAU – Kondisi Rumah Sakit Pratama Long Ampung di kawasan perbatasan Apau Kayan mendapat perhatian serius dari Ingkong Ala saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev), Selasa (24/3).
Dalam kunjungan tersebut, Wagub menemukan sejumlah kerusakan pada fasilitas rumah sakit yang dinilai cukup mengkhawatirkan. Di antaranya, plafon bangunan yang mengalami kebocoran hingga jebol akibat rembesan air.
“Ini tidak bisa dibiarkan. Fasilitas kesehatan harus dalam kondisi baik karena menyangkut pelayanan langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Peninjauan dilakukan setelah rombongan tiba di Bandar Udara Long Ampung, kemudian langsung bergerak menuju sejumlah objek vital, termasuk RS Pratama Long Ampung.
Selain kerusakan fisik, Ingkong juga menyoroti pemanfaatan gedung baru yang belum berjalan maksimal. Padahal, bangunan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.
“Masih ada fasilitas yang belum digunakan. Ini harus segera dioptimalkan agar tidak sia-sia,” ujarnya.
Menurutnya, rumah sakit di wilayah terpencil seperti Apau Kayan memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi satu-satunya akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
“Kita harus memastikan masyarakat perbatasan mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan aman,” tambahnya.
Ia juga menegaskan perlunya evaluasi terhadap pihak kontraktor terkait kualitas pembangunan, sehingga ke depan tidak terjadi kerusakan serupa.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memastikan kesiapan infrastruktur dasar, sekaligus menjadi perhatian menjelang agenda kunjungan tamu dari Sarawak, Malaysia.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk segera menindaklanjuti temuan di lapangan, khususnya dalam perbaikan fasilitas kesehatan, agar pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan dapat berjalan optimal. (*)














Leave a Reply
View Comments