TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperluas akses kelistrikan bagi masyarakat prasejahtera melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Pada tahun anggaran 2025, sebanyak 1.878 rumah tangga di lima kabupaten/kota telah menerima sambungan listrik gratis.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Yosua Batara Payangan, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PT PLN (Persero) dan Pemprov Kaltara.
“Untuk bantuan dari APBD, ada 271 rumah yang sudah terpasang sambungan listriknya melalui PLN dan tersebar di lima kabupaten/kota,” ujarnya, Sabtu (14/2).
Dari APBD Kaltara, bantuan diberikan kepada 62 rumah di Bulungan, 73 rumah di Nunukan, 63 rumah di Tana Tidung, dan 73 rumah di Tarakan.
Sementara dari APBN melalui Kementerian ESDM, bantuan menjangkau 1.516 rumah yang tersebar di Bulungan, Nunukan, Malinau dan Tarakan.
Meski capaian signifikan, Yosua mengakui masih ada kendala di sejumlah wilayah yang belum memiliki jaringan dasar seperti tiang dan sambungan listrik.
Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PLN guna mendorong perluasan jaringan agar lebih banyak warga dapat menikmati listrik.
Ia berharap program ini tidak hanya menjadi penerangan, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi dan kualitas pendidikan masyarakat. (*)














Leave a Reply
View Comments