TARAKAN – Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara turut ambil bagian dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tarakan, Senin (9/2). Pertemuan strategis ini digelar guna memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Karantina Kalimantan Utara, Ichi Langlang Buana Machmud, menegaskan bahwa posisi Karantina sangat vital dalam menjaga arus komoditas tetap aman dan lancar. Pasalnya, Karantina berada di pintu masuk dan keluar barang melalui pelabuhan dan bandara.
“Karantina memiliki peran penting di pintu masuk dan keluarnya barang. Kami memastikan setiap komoditas yang masuk maupun keluar telah memenuhi persyaratan, bebas dari hama dan penyakit, serta sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ichi.
Ia menambahkan, percepatan layanan sertifikasi dan pemeriksaan menjadi langkah konkret untuk mencegah hambatan distribusi yang berpotensi menimbulkan kelangkaan pasokan maupun lonjakan harga di pasar.
HLM TPID tersebut juga dihadiri Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., bersama sejumlah instansi terkait. Melalui forum ini, Karantina Kaltara menegaskan komitmennya mendukung pengendalian inflasi daerah demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. (*)














Leave a Reply
View Comments