BKHIT Kaltara Dorong Ekspor Langsung Rumput Laut dari Daerah Asal

Kepala BKHIT Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud, S.Pi., M.Pi.

TARAKAN – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Utara terus mendorong terwujudnya ekspor langsung komoditas unggulan daerah, khususnya rumput laut, dari Kalimantan Utara ke pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKHIT Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud, S.Pi., M.Pi., disela ramah-tamah bersama rekan media di Café Malabar, Tarakan, Jumat (6/2/2026).

Ichi menegaskan, ekspor langsung dari daerah asal sangat penting agar nilai tambah produk tidak hanya dinikmati daerah transit, tetapi dapat dirasakan hingga ke tingkat paling bawah.

“Bagaimana produk-produk unggulan asli Kalimantan Utara bisa ekspor langsung dari sini. Mudah-mudahan dengan terbukanya pintu ekspor langsung ini, nilai tambahnya bisa sampai ke penghasilnya, yaitu nelayan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sejauh ini ekspor rumput laut dari Kaltara masih sangat terbatas. Pengiriman langsung ke luar negeri baru tercatat satu kali, yakni ke Korea Selatan.

“Selebihnya masih melalui Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Itu yang selama ini terjadi,” jelasnya.

Menurutnya, secara potensi, Kalimantan Utara sebenarnya memiliki ketersediaan rumput laut yang cukup. Koordinasi dengan Pelindo, nelayan rumput laut, serta pihak ekspedisi dan perkapalan juga menunjukkan respon positif.

“Barangnya ada, nelayannya ada, dan pihak perkapalan juga ada. Tinggal bagaimana kita menyempurnakan sistemnya,” kata Ichi.

Namun demikian, masih terdapat kendala yang harus ditelusuri lebih lanjut, terutama terkait logistik dan biaya pengiriman.

“Ekspor langsung itu membutuhkan muatan besar, minimal satu kontainer. Ini yang sedang kita kaji bersama,” tambahnya.

Ke depan, BKHIT Kaltara akan mengumpulkan data kapasitas produksi dan membuka peluang mengundang buyer dari luar negeri untuk mempercepat realisasi ekspor langsung.(*)