TARAKAN – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan monitoring lahan percetakan sawah program dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia di wilayah Kota Tarakan, Rabu (21/01/26).
Didampingi Kepala Dinas Pertanian Kota Tarakan, Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kaltara, Pdt. Robenson Tadem, serta didampingi oleh sejumlah anggota komisi, yakni Adi Nata Kusuma, H. M. Nasir, S.Pi., MM, dan Maslan Abdul Latif.
Monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung progres fisik dan pemanfaatan lahan percetakan sawah yang telah diprogramkan.
Pdt. Robenson Tadem menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Utara, khususnya di wilayah perkotaan seperti Tarakan yang memiliki potensi lahan tersedia.
“Kami ingin memastikan bahwa program percetakan sawah ini berjalan optimal dan tepat sasaran. Sinergi antara kementerian, pemerintah provinsi dan kota sangat diperlukan agar kendala teknis di lapangan dapat segera teratasi,” ujar Robenson di sela-sela peninjauan.
Dalam kesempatan tersebut, Komisi II juga berdialog dengan jajaran Dinas Pertanian Kota Tarakan mengenai ketersediaan sarana prasarana pendukung bagi para petani, seperti sistem irigasi dan bantuan bibit. Hasil dari monitoring ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan dalam rapat kerja bersama mitra terkait di tingkat provinsi.
Melalui peninjauan ini, DPRD Provinsi Kalimantan Utara berharap program percetakan sawah dapat meningkatkan produktivitas Petani, sehingga mampu mensejahterakan petani dan kelompok tani yang ada di Kalimantan utara.(hms)














Leave a Reply
View Comments